Kolom M.u. Ginting: Bupati Simalungun Dan Bupati
Bupati Simalungun berani terus terang katakan apa yang dia ingin katakan soal Bupati Terkelin. Soal apa yang didukung atau tak didukung ini semua harus dikemukakan dan dibentangkan secara terbuka seingga semakin banyak yang mengetahui dan mendukungnya. Semua perbuatan yang positif dan yang negatif dibentangkan di hadapan masyarakat, sehingga rakyat bikin pilihan yang tepat siapa yang patut jadi bupati.
Keterbukaan sekarang sudah memungkinkannya, karena internet dan media sosial. Orang Karo semakin banyak yang senang menuliskan apa yang ada dalam pikirannya, terutama juga kalau menyangkut soal bupati pemimpin Karo. Kita melihat ini ketika bupati lama dilengserkan. Orang Karo sudah semakin banyak yang peduli terhadap Karo, terutama soal identitasnya dan soal kultur budaya serta perkembangannya.
Dalam persaingan etnis masih ada yang cari aman dan cari nyaman, tetapi jumlah mereka ini semakin berkurang. Semakin banyak yang berani bicara untuk SURVIVAL KARO, survival kultur maupun daerahnya. Ini terutama terlihat di kalangan anak-anak muda Karo seperti PKM, mahasiswa dan juga akademisinya. Anak-anak muda/ mahasiswa dari Sirulo Community Mediation bersama Sanggar Tinuang berupaya merestorasi Rumah Adat Karo tanpa perhatian apa-apa dari Pemkab Karo.[/caption]