Kasus korupsi atau suap dwelling time sudah sejak jaman bahola, termasuk sangat 'populer' jadi tempat basah 32 tahun Orba. Tahun 2002, dibentuklah PPATK pertama tugasnya menghabisi kejahatan 'pencucian uang', katanya, terutama yang dipakai untuk biaya teroris. PPATK didirikan pada tanggal 17 April 2002, bersamaan dengan disahkannya Undang-undang No. 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. "Kejadian sudah lama, asumsinya praktik lama. Banyak institusi kemungkinan besar kecipratan, tapi pemain utama, yang membantu atau yang memfasilitasi kami belum tahu," tutur Yusuf kepala PPATK kepada merdeka.com.
Memang sudah lama suap di sini, 32 tahun Orba dan 15 tahun Reformasi. Jadi sudah 47 tahun, setengah abad.
Yusuf baru bilang kemarin dulu, pada hal PPATK sudah berdiri lebih lama dari KPK. KPK sudah bikin banyak sejarah gemilang, dan sangat dikagumi pemerhati dari luar negeri ini. Bikin jatuh dua Malaranggeng kesayangan SBY, bikin perang cicak terkenal seluruh dunia, perang besar antara cicak dan buaya serta tidak selalu berakhir dengan kekalahan si cicak. Banyak buaya juga jatuh bergelimpangan. Sampai sekarang juga KPK masih jadi sasaran utama masyarakat koruptor, tetapi KPK semakin kukuh, semakin canggih dan tetap hidup.
Banyak calon Pemda tak maju mengingat nasib buruk yang bisa ditawarkan KPK kalau maksudnya jadi pejabat hanya untuk cari duit. Apalagi kalau harus dapatkan kembali uang biaya promosi pencalonannya. Sering uangnya belum sempat kembali, sudah harus ke hotel gratis. Siapa yang mau dapat nasib buruk kayak gini? Tak kurang contohnya seluruh Indonesia, dari Sabang sampai ke Merauke.
Ketika seorang teman kirim barang ke Indonesia, dwelling time ini harganya mahal dia bayar, padahal harga barangnya sajapun tak setinggi itu.
Serahkanlah soal suap dwelling time ini kepada si cicak ini, pasti lain imbasnya. // //