Kolom M.u. Ginting: Harapan
Marilah coba bandingkan situasi abad lalu dimana tak ada kemungkinan sama sekali membongkar kegelapan seperti yang kita lihat sekarang ini. Itulah saya pikir yang paling memberi harapan, semakin mantapnya keterbukaan, semakin luas tersebar di kalangan massa publik, sebagai akibat dari perkembangan teknik digital internet, perkembangan yang tidak bisa dihalangi oleh siapapun. Bertambahnya pengertian kita soal bank dan duit yang diciptakannya, soal kegiatan mereka yang harus membikin perang dan pertikaian mempertahankan dan menaikkan untung bank. Bank bikin fabrik senjata dengan tangan kiri, tangan kanan bikin perang atau bikin ISIS, dan menjual senjatanya ke ISIS. ISIS rampok sumber minyak milik rakyat seperti di Syiria dan Irak, dan uangnya masuk ke fabrik senjata yang juga milik bank. Fabrik senjata juga sangat lihai menggunakan seorang presiden untuk kirim/ jual senjatanya ke ISIS seperti terjadi dengan presiden Perancis dan ISIS. Sekarang Hollande sibuk cari otak atau gembong utama sandiwara Jumat berdarah di Paris. Kalau kita sudah mengerti seluk beluk semua ini tentu jadi bahan tertawaan sandiwara lanjutan ini. //