Kolom M.u. Ginting: Kbb Tak Untuk
Memang menarik sekali perubahan dan perkembangan ethnic competition ini. Identitas pun berubah, dari 5 suku Batak sekarang agaknya tinggal satu saja. Masih malu-malu kucing untuk menerima kenyataan ini sepenuhnya, masih dalam keadaan 'tersenyum'. Tetapi semua itu menandakan perubahan yang pasti, tak ada jalan kembali, artinya bahwa Karo bukan Batak, bukti-bukti genetis, sejarah dan arkeologis semakin banyak dipahami masyarakat.
Ethnic competition maju dalam formasi baru dalam Abad 21 karena dilengkapi pengetahuan dan teori ilmiah ethnic competition . Ethnic competition basisnya adalah menuju kekuasaan politik dan ekonomi.
"Siantar yang kesannya bukan lagi kota Simalungun dan Sidikalang bukan lagi kota Pakpak (Keduanya dianggap kota Batak)," kata PG, betul sekali. Di daerah Pakpak dan Simalungun ini dominasi kekuasaan politik sudah pindah ke tangan pendatang. Penampilan Sanggar Seni Sirulo[/caption]