Kolom M.u. Ginting: Narkoba Dan
Darurat Narkoba negeri kita ini memang sudah semakin payah, sampai ke tingkat pelajar anak-anak. Diantaranya adalah bupati. Bahkan, ada Ketua MK ikut candu yang mengakibatkan kerusakan serius dan masa depan generasi baru.
Cara hukuman mati ini tidak akan menyelesaikan soal, kata banyak orang a.l. Abbot sendiri. Lantas, pakai cara apa? Belum ada yang ditemukan. Cara yang dipakai di Barat tak pernah mengurangi tetapi malah bertambah saja setiap harinya.
Orang-orang ini di penjara pun terus saja semakin giat melakukan kerjanya. Di luar pun bertambah pula rekrutan baru. Pabrik Narkoba juga semakin modern dan meluas karena semakin banyak ahli kimia dan profesor kimia yang memanfaatkan keahliannya ke situ. Belum ada professor kimia yang dieksekusi mati, memang.
Dengan mengurangi jumlah bos pengedar tentu peredaran berkurang dan penjualan berkurang. Peminat juga berkurang terutama di kalangan generasi muda. Prosesnya seperti bisnis. Tetapi, karena bisnis jahat merusak kemanusiaan dan generasinya, maka harus dikurangi atau dicegah. Dalam keadaan darurat Narkoba, Indonesia mencoba jalan ini.
“Hubungan dengan Indonesia sedang dalam masa gelap,” kata Abbot.