Kolom M.u. Ginting: Narsisme
Dra. Karmila Kaban MA (penari Sanggar Seni Sirulo)[/caption] “Banyak infomasi, tetapi ’bagaimana mengolahnya’?” kata Daud S. Sitepu. Betul. Di situlah selalu kuncinya menangani aliran informasi yang tak habis-habisnya di era IT. Karena itu juga, terasa terlalu banyak informasi bagi sebagian orang, dan semakin banyak semakin baik bagi sebagian lain, khususnya bagi yang sedang menantikan suatu jawaban dalam soal tertentu untuk membikin satu keputusan. Bagi orang ini masih butuh aliran informasi sebanyak mungkin selama belum mendapatkan materi atau bahan yang ditunggunya. Cara pengelolahan informasi, memanfaatkannya dan melaksanakan putusan bijak dan cepat merupakan langgam kerja pimpinan.
The great accomplishment of Jobs's life is how effectively he put his idiosyncrasies - his petulance, his narcissism, and his rudeness - in the service of perfection. ~ Malcolm Gladwell
Steve Jobs sebagai seoang introvert menggunakan sikap narcis positif dalam menjalankan tugas sehari-hari sehingga bisa bikin putusan cepat dengan pelaksanaan yang cepat. Introversinya untuk mencipta dan berinovasi, serta sifat narcis extroversinya dimanfaatkan dalam mengambil putusan cepat dan melaksanakan putusan dengan cepat ke seluruh struktur organisasi yang dipimpinnya. Jimmy Andrico Sebayang (Perkulcapi Sanggar Seni Sirulo)[/caption]