Kolom M.u. Ginting: Neolib Diantara Retorika Dan
Ada yang tak bisa beretorika, bisanya cuma bekerja untuk rakyat, diam diam saja. Yang beretorika saja dan dengan maskud buruk, jelas bukan orang baik, bukan orang baik bagi rakyat dan sebenarnya tak perlu diangkat jadi menteri. Dari segi lain, siapa pula menjamin bahwa yang ’bekerja’ saja dan diam-diam tak banyak ngomong bukan wakil ’neolib’ di Indonesia?
Mengapa Jokowi mengangkat menteri jenis A yang hanya pandai beretorika? //