Kolom M.u. Ginting: Soekarno Dan Etnonasionalisme
"Mereka yang menyederhanakan survei kepemimpinan PDIP dengan mempersoalkan kepemimpinan trah Soekarno tidak menyadari bahwa Bung Karno memang hidup dalam kepemimpinan dan urat nadi PDIP," kata Hasto (Jakarta) di merdeka.com .
Lebih lanjut Hasto menjelaskan, sebagian besar anggota dan simpatisan PDIP bergabung ke partai karena menyatukan diri dengan ide, gagasan, perjuangan, dan cita-cita Bung Karno (BK). Menurut dia, sosok presiden pertama dan pendiri bangsa itu selalu hidup.
"Ide, jiwa dan gagasan BK bahkan tidak pernah mati karena menyatu dengan kondisi aktual bangsa. Karena itulah berbagai proyek politik sejak zaman Orde Baru tidak pernah bisa menyingkirkan BK dari hati sanubari rakyat," jelas Hasto. Penampilan Sanggar Seni Sirulo di Hari Ulang Tahun (HUT) MAMRE GBKP XVI di Sukamakmur, Sibolangit (2014)[/caption]