Kolom M.u. Ginting: Suku Terancam Punah Dan — Sorasirulo
Sorasirulo

Kolom M.u. Ginting: Suku Terancam Punah Dan

Semakin banyak tulisan soal ancaman punah suku-suku bangsa di internet pastilah banyak membantu suku-suku itu. Orang-orang introvert banyak menulis soal ini bagus sekali karena umumnya suku-suku yang mau punah itu adalah suku-suku introvert. Mereka tak mau atau sungkan terus terang bilang kepada pengusiknya. Mereka mundur saja, atau pindah ke tempat yang lebih terpencil. Penampilan Teater Rakya SIRULO dalam Festival Teater Rakyat Sumatra Utara (Medan) mewakili Kota Medan (2012)[/caption]

Orang Karo ada pengalaman dengan orang extrovert Batak, mereka bilang kalian Batak banyak orang Karo hanya turut saja dan secara psikologis dikuasai dan didominasi orang-orang Batak itu sehingga tak berani berkutik dan spenuhnya ikut saja atau cari aman dan cari nyaman. Ini sudah pasti di tempat-tempat dominasi orang Batak, yang pada umumnya sangat gampang mendominasi situasi sekitarnya.

Karo sudah banyak belajar sekarang, tetapi masih banyak yang belum sejauh itu, dan ini jadi tugas orang Karo yang sudah banyak mengerti soal kepunahan ini. Abad 20 adalah abad mulut besar[/one_fourth]

Sekarang era introversi, orang-orang introvert semakin berdominasi di internet dan berangsur bisa pindah ke dominasi offline juga. Kemenangan introvert di dunia online adalah alamiah artinya sesuai dengan dimensi stimulasi intern introvert. Internet dan dunia maya tak sesuai dengan extroversi karena dimensi stimulasi extern mereka. Abad mereka adalah abad lalu, Abad 20 dimana tak ada internet dan berlaku atau berdominasi ialah loudmouth braggarts. Abad 20 adalah abad mulut besar.

Abad 21 adalah abad quiet revolution atau abad revolusi mental, abad introversi. Karena itu, pada abad ini kemungkinan menyelamatkan suku-suku yang mau punah itu semakin besar.

Orang Batak sendiri sekarang kebanyakan tak pakai lagi istilah Batak untuk suku-suku lain tetapi memakai istilah Batak Toba untuk mereka sendiri. Penemuan arkeolog terakhir yang menyatakan Karo dan Gayo sudah lebih dari 5000 tahun sedangkan Batak baru 700-800 tahun, tak banyak lagi yang bisa menyangkal terang-terangan, hanya diam-diam masih bisa seperti di GBKP.

Tulisan Terkait: Suku Terancam Punah //