Kolom M.u. Ginting: Teruskan, Pak
Ahok bersikap tegas menghadapi DPRD Bekasi dalam soal pengelolaan sampah. Ahok jelas ingin melihat kekurangan yang terjadi, bukan mau menutupi. Karena itu, Ahok malah ingin supaya polisi terjun menyelidiki persoalannya, dugaan permainan dalam proyek pengelolaan sampah DKI di Bantergebang.
Soal permintaan DPRD Bekasi ingin dirinya memberikan penjelasan langsung pada mereka Ahok tetap menolak datang. Dia memilih meminta kepolisian mengusut soal itu. "Kita udah minta Kapolda untuk menyelidiki uang ke GTJ itu keluar ke siapa aja. Trus hubungan afiliasi truk-truk swasta ada grup enggak dengan GTJ. Ada permainan apa nih. Dulu juga angkut saringan siapa, jangan-jangan satu grup semua nih. Kita pingin tahu aliran dananya ke mana. Kita juga udah mulai selidiki anggota DPRD Bekasi terlibat enggak dengan GTJ. Ada hubungannya enggak. Sebelum jadi anggota DPRD pernah enggak jadi pengurus di GTJ. Jangan-jangan terima bantuan dari GTJ selama ini, ormas-ormas atau LSM dapat bantuan. Kita mau selidiki," pungkas Ahok.
Maju terus, Pak Ahok, omongkan terus ke publik apa yang harus diomongkan.
Bayangkan kalau Ahok di Jakarta atau Emil di Bandung diam saja. Tak akan ada Ahok atau Emil.