Kolom Salmen Kembaren: Antara Bogor Dan
Bogor sendiri memiliki saingan berat seperti Bandung dengan jarak tempuh yang hampir sama sedangkan Berastagi tidak begitu memiliki saingan yang cukup sepadan. Sehingga muncul pertanyaan, mengapa kota kita tidak mampu sehebat Bogor? Saya merasa “panas” ketika rekan kerja saya mengatakan “hanya melihat sampah” ketika berkunjung ke Berastagi. Terutama yang mereka soroti adalah Gundaling dan Kabanjahe. Mereka selalu membanding-bandingkan kesemrautan kedua kota kebanggan Karo tersebut dengan kota kecil lainnya di belahan lain dari Nusantara ini. Khusus Kabanjahe, mereka merasa risih melihat pusat kota yang terkesan kumuh. Dalam kesimpulan awal saya, soal pengelolaan adalah soal good will pemerintahannya. Sebagai contoh saja, pengelolaan tugu dan taman yang sudah ada. Di Bogor, anda akan pasti ingin berfoto di tugu-tugu yang ada atau di sudut-sudut kota dengan tamannya yang hijau. Tidak demikian di Berastagi atau Kabanjahe, kita malah merasa “tidak nyaman” berfoto di Tugu Kol Berastagi atau Tugu Catur di Kabanjahe.