Legenda Berhala
Budaya ·
Dituturkan kembali oleh: Salmen Sembiring
Laya-laya memang telah usai, namun sisa derita masih mendera Rakyat Karo di seluruh penjuru negeri. Derita mereka berupa sisa penyakit, tanah yang baru ditanami sehingga banyak yang menderita kelaparan. Ada diantara mereka yang melakukan perjalanan jauh menjumpai saudara mereka dan ada juga yang merantau ke negeri seberang. Seperempat penduduk desa telah meninggal akibat laya-laya yang kejam itu. Kebanyakan dari yang meninggal itu adalah anak-anak dan orang tua.
“Tega benar anak yang lahir dari perutku berbuat demikian kepadaku,” pikirnya.