Lopez Bikin Panas — Sorasirulo
Sorasirulo

Lopez Bikin Panas

Budaya ·
LORETA KAROSEKALI. AMSTERDAM. Maroko memang sebuah negara Islam, tapi rakyat negara ini mau menjadi bangsa modern yang tidak terkungkung oleh norma-norma agama. Namun, apakah memang demikian yang terjadi sebenarnya di Maroko?

Menteri Komunikasi Maroko, Mustapha Al-Khalfi, dikecam habis-habisan karena memberikan izin penyiaran konser Jennifer Lopez di Maroko.

Sebagaimana dilansir oleh BBC, dalam konser itu, Lopez dituduh menunjukkan terlalu banyak bagian-bagian tubuhnya. Para politisi menilai pakaian Lopez teralu sexy untuk dilihat warga Maroko. Menurut media setempat, Lopez berpakaian terlalu minim.

Pertentangan dalam politik Maroko semakin seru saja terkait masalah pakaian Lopez ini. Beberapa politisi mendesak Mustapha Al-Khalfi untuk mengundurkan diri dari Menteri Komunikasi.

Mustapha rupanya tidak mengetahui penyiaran konser itu di televisi dan mengakui memang pakaian Lopez terlalu minim. Ia masih berpikir untuk mengambil langkah yang tepat terhadap penyiaran konser itu.

"Siaran itu tidak dapat diterima dan melanggar hukum," katanya.

Di dalam hukum Maroko tidak ada larangan perempuan berpakaian minim, tapi telah lama menjadi aturan tak tertulis. Lopez saat temu pers sebelum tampil di Maroko[/caption]

Tampaknya Maroko berada di dalam masa transisi dimana mereka ingin menjadi modern tapi politiknya masih dikuasai oleh nilai-nilai tradisional. Tidak ada gugatan terhadap konser Lopez di Maroko, tapi mereka keberatan konser itu disiarkan oleh televisi. Boleh buka-bukaan tapi jangan sampai terlihat ke ruang tamu, gitu kali, kata orang Maroko.

Contoh siaran televisi yang dipersoalkan itu dapat dilihat di bawah ini. //