Mahasiswa Karo Diantara Intelektualitas Dan Pilkada
Budaya ·
Oleh: Salmen Kembaren (Sosiolog) Mahasiswa Karo FISIP USU[/caption] Pertanyaannya adalah, apakah mereka paham tanggung jawab moral intelektual mereka? Apakah mereka telah memiliki kepentingan politis? Apakah mereka sudah begitu apatis terhadap kebijakan publik dan aktivitas politik?
Dari seluruh mahasiswa dan para sarjana Karo mungkin hanya beberapa yang masuk kategori intelektual. Dari segelintir inilah seharusnya datang perjuangan gigih untuk kebenaran. Tapi, kenyataannya, terkesan ada pembiaran politik dari kelompok ini.
Orang-orang bicara bahwa arus money politic begitu kuat di era ini. Namun, berapakah kasus money politic yang ditangani pihak berwajib? Berapakah jumlah kasus yang dilaporkan Bawaslu? Masakan tidak ada mahasiswa atau sarjana seorang saja pun setiap desa? Mahasiswa latihan menari untuk acara Gendang-gendang Gurog-ruo Aron.[/caption]