Masyarakat Harus Berani Lapor Kecurangan — Sorasirulo
Sorasirulo

Masyarakat Harus Berani Lapor Kecurangan

Budaya ·
Masyarakat Harus Berani Lapor Kecurangan

JANNER SIMARMATA. MEDAN. Di Pilkada 9 Desember mendatang, diharapkan masyararkat di Kabupaten Samosir berani melaporkan kecurangan atau pelanggaran jika terjadi.

"Peran aktif pengawasan dari masyarakat sangat diperlukan agar Pilkada serentak berlangsung secara baik," demikian dikatakan oleh Saragi T. Simarmata, Wakil Ketua Pemerhati Sosial Adat dan Budaya (PASADA) Kota Medan di Medan .

Saragi menilai kecurangan dan pelanggaran pasti terjadi. Melihat hasil-hasil Pilkada sebelumnya, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan penyelenggara lainnya sering terlibat jual beli suara secara masif.

"Demi mencegah ini terjadi lagi, dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi proses Pilkada di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), dari kelurahan hingga ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)," ucapnya. Sebab Bupati yang terpilih nanti akan sangat menentukan nasib warga Samosir lima tahun mendatang. Karena itu, salah satu hal yang harus dilakukan oleh masyarakat dan relawan PASADA sebagai pemerhati sosial akan mengawasi seluruh proses tahapan pilkada. Ia juga meminta agar Panwas tingkat Kabupaten sampai di tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan mengawasi betul pelaksanaan Pilkada nanti. Saragi meminta Panwas Pilkada selalu menginformasikan dan mensosialisasikan cara melaporkan adanya kecurangan atau pelanggaran agar laporan pelanggaran Pilkada cepat ditindaklanjuti; termasuk proses tindak lanjut laporan yang dilakukan oleh Panwas Pilkada," katanya.

Apalagi yang terkait dengan politik uang. Untuk membuktikan politik uang harus terpenuhi unsur materil dan formil, seperti pelapor, saksi serta tempat kejadian perkara (TKP). Sejauh unsur-unsur itu tidak terpenuhi, maka temuan politik uang tidak bisa ditindaklanjuti. // Oleh sebab itu, kata Saragi, diharapkan kesadaran maupun keberanian masyarakat untuk melaporkan ke Panwas Pilkada, agar politik uang yang disinyalir masih marak terjadi dapat ditekan, untuk mewujudkan proses demokrasi yang sehat. “Pilkada berintegritas itu sangat tergantung dari peran masyarakat sehingga sangat diharapkan agar masyarakat tidak takut untuk melaporkan ketika ada kecurangan maupun pelanggaran," papar Saragi. //