Menepis
Belakangan ini juga dianggap sudah termasuk data pembodohan, karena menjadikan kebudayaan dan tradisi Karo menjadi kerdil. Faktanya peradatan Karo tidak akan berjalan tanpa sistem Sangkep Nggeluh (yang terdiri dari 1. Sembuyak, 2. Anak beru, 3. Kalimbubu, 4. Senina) bukan Rakut Sitelu. 3. Keyakinan.
Sebenarnya ini adalah hal yang paling tidak pantas untuk dibenarkan. Jika kita berbicara tentang Karo, kita harus berangkat dengan tanpa menyertakan atribut atribut keyakinan samawi, apalagi Karo sendiri juga mempunyai keyakinan tersendiri (Pemena).
Oleh sebab itu, agar dapat sejalan dengan segala hal tentang Karo, segala sesuatunya yang berhubungan dengan keyakinan individu harus dinomorduakan. Jikalau perlu, cukur jenggot dulu agar tidak terlihat seperti kebakaran jenggot dalam membahahas segala hal tentang Karo. Silat Karo (ndikkar ) yang masih tetap diupayakan bertahan/ lestari.[/caption]