Minta Makan, Suami Malah Pukuli
IMANUEL SITEPU. DELITUA. Malang benar nasib Rani Amalia Wati (29), warga Jalan Besar Delitua, Gg. Sempurna, Kelurahan Kedai Durian (Medan Johor). Dia telah seminggu menjalani puasa bersama 3 anaknya yang masih kecil karena tidak dikasih nafkah oleh suaminya. Mirisnya lagi, begitu ibu rumah tangga ini hendak meminta uang makan kepada sang suami, Ibnu Hasyim Hasibuan (34), Rani malah dipukuli sampai babak belur.
Menurut Rani didampingi Irfan (11) anak sulungnya saat membuat laporan ke Polsek Delitua , ia dan suaminya Ibnu telah membangun bahtera rumah tangga selama 12 tahun. Dari hasil perkawinan mereka, kini mereka telah dikaruniai 3 anak; Irfan (11), Rida (9) dan Nazmi (3).
Namun, kata Rani, sejak menikah dengan Ibnu, ia tidak pernah merasakan bagaimana hidup bahagia. Selain suka marah dan main pukul, Ibnu juga dituding bukan tipe ayah yang bertanggung jawab sebagai kepala rumah tangga. Soalnya, Ibnu juga dituduh tidak pernah peduli dengan kebutuhan anak dan istrinya. seminggu kelaparan[/one_fourth]
Seperti yang terjadi seminggu lalu , Rani mencoba memberanikan diri meminta uang makan kepada Ibnu karena sudah seminggu dia dan ketiga anaknya terpaksa 'berpuasa' karena tidak ada makanan di rumah. Rani pun mengaku terpaksa melakukan hal itu lantaran khawatir melihat ketiga anaknya yang sudah lemah karena sudah seminggu kelaparan.
"Aku takut anaku menjadi lemah dan sakit, makanya aku memberanikan diri meminta uang kepada suamiku untuk membeli nasi," kata Rani sedih.
Namun, kata Rani, meski telah memelas, Ibnu bukannya merasa iba. Malah, Ibnu dengan entengnya mengatakan tidak punya uang.
"Gak ada uangku, gak usah makan kalian, begitu katanya sama aku,” kata Rani mengulangi ucapan suaminya.
Pun demikian, Rani mengaku tetap bertahan di posisinya berdiri hingga menunggu kemurahan hati Ibnu sang suami. Hanya saja Ibnu berpendapat lain. Ia tetap pada pendirianya. "Sudah sana, gak ada uang," ucapnya lagi kepada Rani. Korban Rani saat membuat laporan di Polsek Delitua.[/caption]