Perambahan Hutan Di Stm Hulu
Mirisnya, meski sudah berlangsung selama setahun lebih, Kapolres Deliserdang AKBP Edy Faryadi SH Sik serta Kapolsek Tigajuhar AKP S. Pasaribu bersama anggotanya terkesan tutup mata dan telinga. Padahal, mereka mengetahui hutan lindung dibabat secara terang-terangan. ratusan kubik kayu jenis meranti (Karo, modang ), ketapang, ingul, terep (Melayu, terap) dan jenis kayu hutan lainnya[/one_fourth]
Beberapa titik kawasan hutan lindung seperti di Desa-desa Liang Nguda, Tanjung Raja, Tanjung Muda, Liang Pematang, Bah-bah Buntu, Tanjung Timur, Sibunga-bunga, Gunung Manumpak, dan Durin Siempat Mbelang telah gundul dibabat. Dikawatirkan, Kecamatan STM Hulu terancam longsor dan banjir Bandang. Padahal, ratusan kubik kayu jenis meranti (Karo, modang ), ketapang, ingul, terep (Melayu, terap) dan jenis kayu hutan lainnnya, yang masih gelondongan maupun telah diolah untuk bahan jadi, dengan nilai puluhan juta rupiah, setiap malam diangkut dengan truk melintas di depan Polsek Tigajuhar. Tunggul kayu jenis sembarang keras di wilayah jalur hijau.[/caption]