Pilkada Samosir Rawan
SISKA GINTING. MEDAN. Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Samosir tinggal H-1. Suhu politik yang memanas harus bisa diantisipasi agar tidak terjadi perselisihan dan konflik antar pendukung dan pasangan calon. Dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan Pilkada yang damai dan bermartabat sangat diperlukan.
Demikian dikatakan oleh Ketua Umum Forum Generasi Muda Simataraja Indonesia (FORGEMSI), Janner Simarmata, kepada wartawan sambil mengajak seluruh lapisan masyarakat Samosir untuk menjaga sikap, ucapan dan perbuatan, supaya pelaksanaan Pilkada Damai bisa terwujud. "Kita harus menciptakan kondisi yang aman, kita berharap semua kandidat tidak menggunakan cara-cara yang kotor untuk memenangkan pilkada ini, karena hal itu jelas merusak wibawa kabupaten kita ini," ungkapnya hari ini . Dirinya mengharapkan agar masyarakat dapat cerdas dalam menentukan pilihan, karena semua kandidat memiliki potensi. Jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu perpecahan, kampanye hitam dan politik uang karena ini akan merugikan pemerintahan ke depannya. "Jangan menjadikan perbedaan dalam pemilihan pemimpin menjadikan perpecahan di masyarakat Samosir. Siapapun yang terpilih nantinya dialah yang terbaik dan patut untuk kita dukung dalam kepemimpinannya" ucapnya.