Puisi:
Budaya ·
Oleh: Ejan Harbona Tarigan (Kulim, Malaysia) Saat daun kering berjatuhan angin kemarau membelai diri Ku terdiam terpaku menatap merpati itu Diam, makan, selesai dan bersahaja Melintas sejenak dalam benak masa kecilku di kampung setiap hari kubersih rumah kerna kotoran merpati begitu banyak Eh ....... rumah yang di Kulim pun banyak pula merpati … ohhhh ..... merpati .... I love you so much! // "); // ]]> //