Puisi: Karo Dulu, Kini Dan — Sorasirulo
Sorasirulo

Puisi: Karo Dulu, Kini Dan

Budaya ·
Puisi: Karo Dulu, Kini Dan
Oleh: Ululau Galoh (Anaheim, California) Kala musim tanam tiba Sanak ceria datang menolong Kala musim tuai, berderai tawa sesama sanak bekerja sama Canda ria, kaki berdentum berirama mengirik padi. Kala duka menerpa, sekampung datang menghibur Duh...... Karo dulu memang indah Karo Kini???? Musim tanam, musim tuai, tak lagi seperti dulu Anehnya, guro-guro merdang merdem tambah ramai Are-are2 lagu bergemerincing menghias kesain yang kini bernama jambur Dunia maya dari tiada menjadi ramai Suara-suara itu riuh terdengar: "KBB!!!!" Yaa.....Karo memang bukan Batak Tapi, masihkah Karo kini adalah Karo???? Masihkah Karo Maka Karo???? // Kala duka Ucap turut berduka di dunia maya memang ramai Leher pegal menoleh-noleh berharap sanak datang menghibur Cellphone berklik pertanda SMS datang SMS turut berduka dari sanak Teriring khabar tak bisa datang karena sibuk, buk, buk ... Karo mendatang???? Ya... tanda tanya itu tampaknya tak perlu Setidaknya tulisan ini tak lagi bercakap Karo Ahhh... tanda tanya tuk masa mendatang terus menggoda Tapi ku yakin, YME kan melindungi kami Sang Juru Selamat telah datang Selamat Natal 2015 //