Puisi: Sinabung, — Sorasirulo
Sorasirulo

Puisi: Sinabung,

Budaya ·
Puisi: Sinabung,
Elisabeth Barus (Medan)

Gelisahmu ciptakan sejuta dilema buat mahluk Bumi Turang meradang dalam ketakpastian bagaikan menanti kekasih tak kunjung bersua

Berdiri gagah namun penuh misteri tiada yang mampu tuk merayu dalam nestapa saat-saat merindu tuk melihat senyummu yang pernah getarkan jiwa saat-saat limpahan rejeki saat mengais di kakimu kini sisakan cadas dan debu menyesakkan kau rapuh dan meronta gelegar marahmu pekakkan telinga ciptakan awan dahsyat yang mempesona tapi mematikan Ach... walaupun perih menyayat hati tapi pesonamu membiusku dalam diam akankah kita terus bertegur sapa? akankah kita terus saling bercanda dalam putaran waktu yang tak pasti? Tolonglah beri jawaban buatku tolonglah jangan ombang ambingkan rasa cintaku bernaung berlari dan bermain di bawah kakimu berabad lalu telah mengikat kita menjadi satu jiwa erat tak mampu berpisah namun tiada mampu jua tetap bersama Jawablah tanyaku wahai kekasih yang perkasa hiburkanlah hati yang kerontang ini yang telah layu bersama daun-daun hijau di sana yang telah lapuk oleh awan panasmu yang telah porak poranda oleh lahar dinginmu

// //