Revolusi Kecil
Satu hal lagi yang paling buat saya bangga dan senang dengan teman-teman pro-KBB, adalah dari sejarah yang saya pelajari sejak kolonial masuk ke Taneh Karo. Konflik terbesar di masyarakat Karo adalah yang berkaitan dengan agama. Ini terus berlanjut hingga memasuki Abad 21.
Sebagaimana Daniel Perret juga beranggapan demikian, sehingga kemudian menciptakan kelompok sosial Batak, Aceh dan Melayu yang kesemuanya itu pada dasarnya bertumpu pada kategori agama (kepercayaan). Padahal, tidak ada sangkut paut geneologi.
Tetapi KBB telah meruntuhkan itu. Lang gia ningen, enda sada revolusi bagi budaya dan masyarakat Karo. Penyambutan tamu dari Kalimantan di Museum GBKP oleh Sanggar Seni Sirulo.[/caption]
Melihat ini saya jadi rindu dengan lagunya Iwan Fals, "kemesraan ini, janganlah cepat berlalu..."