Rontang Sembiring Membuat Hajatan Sunatan Itu Jadi
IMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Seorang preman kampung Rontang Sembiring (30) tiba-tiba mengamuk. Acara pesta sunatan yang digelar oleh keluarga Kartina beru Sembiring (48) berujung ricuh. Aldi Sembiring (16) yang sedang bernyani dibogem. Bukan hanya sampai di situ, alat musik kibot dan pemain juga ditendang.
Informasi yang diperoleh Sora Sirulo saat Kartina beru Sembiring mendatangi Polsek Namorambe guna membuat laporan mengatakan, peristiwa ini terjadi beberapa hari lalu . Saat itu, Kartina sedang menggelar pesta kibotan merayakan acara sunatan salah seorang putranya di depan rumahnya, Dusun 1 Desa Namorambe (Kecamatan Namorambe). Singkatnya, malam kian larut. Dentum musik kibot kian memanas dan membahana. Di bawah pengaruh minuman keras yang menggelidak, Rontang Sembiring yang tinggal di Desa Tangkahen, langsung naik ke atas pentas meminta kesempatan untuk bernyanyi. Meski beberapa lagu telah dikumandangkan, Rontang tidak juga turun dari pentas. Jelas saja, kelakuan Rontang Sembiring yang berulang kali bernyanyi sambil berjoget dan mabuk membuat pihak keluarga gerah. Dinilai tidak memiliki etika dan sopan santun, dia kemudian dipaksa turun dari pentas. Awalnya, Rontang tidak mau melepas mikrofon di tanganya. Karena terus didesak, Rontang mau turun dari pentas. Namun, ketika giliran Aldi Sembiring (16) salah seorang keluarga penyelenggara hajatan bernyanyi di atas pentas, Rontang Sembiring datang menghampiri. Tanpa banyak basa basi, wajah Aldi langsung dibogem oleh Rontang. Bukan hanya sampai di situ, alat musik kibot juga ditendang oleh Rontang hingga mengalami kerusakan.
Lanjut dikatakannya, saya meminta kepada pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku.