Sirulo Tv: Kiloak Hut Ri (pesta Rakyat
Di Hari Kemerdekaan RI ini, bukan hanya pedagak pakaian bekas dari Dataran Tinggi Karo yang yang menjajakan barangnya. Pedagang-pedagang pakaian dari Karo Hilir seperti Medan dan kota-kota sekitarnya juga datang ke Kabanjahe mengadu keberuntungan. Banyak juga diantara pedagang pakaian bekas ini bukan berprofesi sebagai pedagang selama ini, tapi pada hari jadi RI ini mereka mencoba keberuntungan dengan menjual pakaian bekas (loak ).
Jenis pakaian yang dijual sangatlah lengkap. Mulai dari pakaian sehari-hari, pakaian kerja, jaket, sepatu, sendal bahkan pakaian dalam pria maupun perempuan. Harga loak ini juga tergolong murah apalagi hari ini khusus hari kemerdekaan, loak banting harga. Misalnya : Jacket/ sweater kisaran harga mulai dari Rp 20.000 – Rp. 60.000. Pakaian anak-anak kisaran Rp 10.000 – Rp 30.000 per potong. Bahkan untuk pakaian dalam mulai dari Rp 5.000 – Rp 15.000 per potong. Hiruk pikuk keramaian dengan teriakan pedagang loak yang berlomba menjajakan barang dagangannya (di jakarta seperti Pasar Senen), ditambah lalu lalang pembeli yang luar biasa antusiasnya mencari pakaian yang dibutuhkan. Tumpukan pakaian bekas di sembarang tempat sampai ke badan jalan benar-benar inilah kemerdekaan sebenarnya. Pesta rakyat yang terjadi secara spontanitas di kalangan Suku Karo. Tim liputan Sora Sirulo sempat menanyakan ke beberapa pembeli akan tujuannya ke Kota Kabanjahe apa saja tujuannya datang ke Kabanjahe hari ini. Rata-rata menjawab, kiloak, yang artinya "melihat-lihat barang bekas dan kalau ada yang menarik kemudian membelinya”. Kata kiloak mengisyaratkan bahwa bukan hanya berbelanja barang loak itu tujuan utama tapi kegiatan melihat-lihat jualan barang bekas itu adalah sebuah kegiatan darma wisata.
Ketika ditanyakan berapa sewa lapak, mereka mengatakan mencapai Rp 1 juta/ lapak.