Sirulo Tv: Lepas Rindu Perantau Ke Pengungsi Asal Berastepu
Acara diawali Doa Bersama yang dipimpin oleh Astar Tarigan dari Gereja Katholik dan seterusnya diselingi hiburan artis-artis Karo dan sepasang penari/ penyanyi (perkolong-kolong ) Samuel Sembiring Gurukinayan dan Erwina Hani br Bangun. Tak kalah menarik dibanding hiburan dari para artis dan memang merupakan inti dari acara adalah dialog interaktif antara para perantau asal Berastepu dengan para pengungsi asal Berastepu. Para pengungsi dibagi ke dalam asal lingkungan (kesain ) dan masing-masing lingkungan diwakili oleh satu orang. Perwakilan lingkungan ini mencurahkan isi hati dan harapannya ke depan akan kelangsungan hidupnya mengingat situasi Gunungapi Sinabung masih terus menerus mengalami erupsi sehingga mereka tidak bisa kembali dan harus bertahan di pengungsian.
Jumlah pengungsi yang hadir di luar perkiraan panitia. Panitia memperhitungkan 2.000 orang ternyata yang hadir sekitar 2.300. Dengan sigap dan tangkas panitia mengatasi kemungkinan kekurangan makanan sehingga tidak ada masalah dengan makanan. Sebagian dari panitia sedang selfie[/caption] Uniknya pelaksanaan acara ini adalah sedikitnya jumlah panitia untuk mengerjakannya, yaitu 10 orang. Selain itu, panitia memiliki waktu bekerja hanya 45 hari untuk mempersiapkan semuanya termasuk mengumpulkan dana. Melihat situasi seperti saat ini, begitu sulitnya mencari uang, namun tergugahnya hati nurani semua saudara-saudara di rantau terhadap keadaan pengungsi asal Desa Berastepu membuat semua yang dihubungi panitia turut aktif mengkontak sanak saudaranya. Semua perwakilan panitia sangat antusias mendukung pencarian dana.
Saat ini, telah terkumpul dana Rp. 100 juta lebih. Ini jauh lebih besar dari jumlah dana Rp 87 juta yang dianggarkan panitia. Total pemasukan belumlah final karena sampai hari ini masih ada yang belum terkutip dan rencana panitia akan rapat besok untuk menghitung jumlah total pemasukan dikurangi pengeluaran. Penyerahan paket sekolah kepada pelajar SMA/ SMK[/caption] Meski jumlah panitia sedikit, berkat bantuan muda mudi asal Berastepu acara berlangsung sangat sukses. Bantuan muda mudi terasa sekali pada saat acara makan siang, khususnya dalam melayani semua hadirin untuk makan. Kesuksesan acara tercermin dari kesaksian para pengungsi yang menyatakan bahwa mereka sangat senang dan bangga terhadap panitia serta pendukung-pendukungnya. Dalam waktu dekat, panitia akan mengajak perwakilan-perwakilan semua lingkungan (kesain) di dalam Desa Berastepu untuk mendiskusikan apa saja yang mereka butuhkan ke depannya.