Sirulo Tv: Penatapen Bukan
HERLI SITEPU. BERASTAGI. Saat ini , sepi jalanan menuju Berastagi, dari Medan. Pengunjung Penatapen juga sepi. Udara sejuk segar dan cerah.
Di masa pre kolonial, sebelum ada jalan raya, ini adalah tempat dimana para pejalan kaki mengaso setelah capai mendaki dan memanjat bukit-bukit dari Karo Jahe (Karo Hilir) ke Karo Gugung (Dataran Tinggi Karo). Di sini, ada tempat keramat untuk para pejalan kaki itu meletakkan sirih atau rokok yang sekaligus pertanda mereka memasuki alam lain. Tempat seperti ini dapat kita temui di masing-masing gunung seperti Sinabung, Sibayak, Sibuaten, dan Sipiso-piso. Di satu titik tertentu, ada tempat keramat yang mempersilahakan para pendaki untuk mempersembahkan sesuatu atau berdoa kepada para penghuni alam gaib di zona yang mereka masuki dengan pendakian itu. Demikian pula halnya dengan Penatapen. Konon, menurut kisah-kisah mitologi Karo, di sana ada dua putri Guru Penawar menunggu dan suka melucui para pelancong. Dua putri Guru Penawar ini bernama Tandang Suasa dan Tandang Kumerlang.