Tetapkan Erupsi Sinabung Sebagai Bencana
Saat mengunjungi Kabupaten Karo , Presiden Jokowi memberikan 4 instruksi untuk mempercepat penanganan relokasi Sinabung. 1 diantara 4 intruksi itu adalah agar disegerakan relokasi 3 desa di kaki Sinabung yang berada di radius 3 km (Bakerah, Simacem, Sukameriah). Dia juga menginstruksikan persiapan relokasi bagi 4 desa (Gurukinaya, Berastepu, Gamber, Kuta Tonggal) dan 1 dusun (Sibintun) untuk jangka panjang. Setelah 6 bulan berlalu, instruksi yang disampaikan presiden belum ada yang terealisasi.
Pembangunan relokasi untuk 3 desa yang menurut instruksi presiden harus disegerakan kala kedatangannya di Kabupaten Karo waktu itu, hingga kini masih berjalan lambat. Dari sekitar 370 rumah yang harus dibuat, hingga kini belum setengahnyapun selesai.
Ketika program relokasi untuk 3 desa belum tuntas, hingga saat ini, justru permasalahan baru kini telah muncul lagi. Seperti pemberitaan okezone.com yang dirilis 29 April 2015, erupsi Sinabung yang kembali terjadi pada Selasa 28 April 2015 mengakibatkan 14 rumah di Desa Gurukinayan terbakar setelah terkena guguran awan panas.
Mengutip pernyataan Ketua Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Kabupaten Karo, Susanto yang dirilis Okezone, 14 rumah yang terbakar tersebut diantaranya adalah 4 rumah adat dan 10 rumah warga. Rumah-rumah di Gurukinayan yang hangus disapu oleh awan panas dari kawah Sinabung kemarin . Foto: Andi Bangun (Yayasan Rajutan Kasih Abadi)[/caption]
Foto head cover: Material panas yang dimuntahkan dari kawah Sinabung.