Tim Pendukung Teknis Penanganan Sinabung — Sorasirulo
Sorasirulo

Tim Pendukung Teknis Penanganan Sinabung

Foto: NGGUNTUR PURBA[/caption] B. KURNIA PARGAULAN P. KABANJAHE. Dalam rangka percepatan pemulihan daerah erupsi dan bencana lahar dingin Gunung Sinabung mau pun penanganan pembangunan relokasi Siosar, Pemerintah RI (Pusat) telah membentuk Tim Pendukung Tekhnis yang terdiri dari BNPB, kementrian-kementrian terkait dan Pemprovsu.

“Ini adalah wujud keseriusan Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi),” kata Kepala BPBD Karo Ir. Subur Tambun di sela-sela peninjauan lapangan ke Desa Perbaji yang rusak parah akibat banjir lahar dingin Sinabung beberapa waktu lalu.

Tim Pendukung Teknis ini akan berkantor di Kantor Gubernur Sumut di Medan untuk membantu Pemkab Karo dalam percepatan pemulihan dan perbaikan kerusakan akibat dampak banjir lahar dingin dan erupsi yang masih berlangsung sampai saat ini.

Tim ini awalnya terbentuk dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dengan BNPB yang dipimpin oleh Sekretaris Utama BNPB Ir. Dody Ruswandi MSCE dan dihadiri oleh Wagubsu Ir. H. Tengku Erry Nuradi SE MSi, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Deputi, para Eselon II BNPB, departemen dari beberapa Kementerian RI dan sejumlah pejabat Pemkab Karo di Jakarta.

Penggodokan dilanjutkan lagi ke Rapat Koordinasi di Kantor Gubsu Medan yang juga dihadiri sejumlah pejabat kementerian dan BNPB serta Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, dan pimpinan SKPD Setdakab Karo lainnya.

Dasar pemikiran pembentukan tim ini adalah bahwa penanganan dan perbaikan berbagai kerusakan akibat banjir lahar dingin dan erupsi Sinabung tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan waktu dan berbagai pertimbangan mengingat sampai saat ini erupsi masih terjadi dan belum ada tanda-tanda akan berakhir.

"Demikian juga luapan banjir lahar dingin dari puncak Sinabung. Setiap hujan lebat, terjadi kerusakan pemukiman, rumah, losd desa, irigasi, jembatan, infrastruktur dan lahan pertanian," kata Tarigan Tambun mergana ini. //