Tukang Sate Tumbuk Mertua Karena Halangi Ketemu
Menurut pria asal Paya Kumbuh (Sumatra Barat) ini, saat diwawancarai oleh Sora Sirulo di Polsek Delitua menceritakan, ia memukul mertuanya karena mertuanya tidak mengijinkannya menemui istrinya Yuspitasari (37).
"Waktu itu, aku mau nemui istriku. Tapi, mertuaku melararang. Makanya aku tumbuk mukanya,” kata Rudi.
Sebelum kejadian, Rudi mengaku sedang mengecat gerobak satenya. Tiba-tiba, istrinya Yuspitasarai datang berpamitan kepadanya untuk pergi ke rumah orangtuanya di Jl. Bunga Sakura untuk mengantar uang belanja sebesar Rp 100 ribu kepada ibunya Siti Aminah.
Awalnya, Rudi merestui permintaan istrinya. Di dalam benaknya, ia masih bisa meminjam uang kepada tetangga untuk keperluan bahan jualan sate esoknya. Namun, begitu uang tersebut diupayakan, ternyata Rudi tak kunjung mendapat pinjaman.
Khawatir tidak dapat berjualan sate esok harinya, Rudi tak ada pilihan lain kecuali meminta kembali uang yang sebelumnya dibawa sang istri ke rumah mertuanya. Tetapi, kata Rudi, begitu ia sampai di depan rumah mertuanya, yang membuka pintu bukan istrinya Yuspitasari. Tetapi mertuanya Siti Aminah.
“Setelah itu, aku langsung pergi,” kata Rudi.
Tersangka Rudi berhasil ditangkap di kawasan Simpang Melati saat sedang berjualan sate .