Tutorial Catur Karo Di Monumen Pendiri Kota
Kepada Sora Sirulo, Gema Kristo Tarigan selaku Ketua Percaka Medan sekaligus tampil sebagai narasumber video tutorial ini mengataskan, Monumen Guru Patimpus sengaja dipilih mengingat monumen ini merupakan salah satu ikon Kota Medan dan Guru Pa Timpus adalah seorang putra Kasro. Narsar Karo-karo, putra Karo yang pernah mengejutkan dunia dengan menahan remise pecatur Belanda Dr. Max Euwe yang tak lama kemudian menjadi juara catur dunia (FIDE) dan kemudian menjadi Presiden FIDE Pula.[/caption]
Lebih lanjut Kristo mengatakan, Guru Patimpus sebagai pendiri Kota Medan harus dihormati.
"Sejauh ini kita melihat ada respon positif dari penonton terkait keberadaan video tersebut. Bahkan, 2 hari lalu, 2 mahasiswa USU telah mendatangi Percaka Medan. Mereka tertarik membuat program permainan catur Karo di perangkat Android, dan mereka ini terinspirasi dari video yang telah kita rilis di Youtube," tambah Kristo. 2 mahasiswi USU yang hendak menulis skripsi mengenai catur Karo (berbaju merah kanan)[/caption]