Uniknya Satur
Budaya ·
Oleh: Efrata Ketaren (Medan) Ilustrasi: Darul Kamal Lingga Gayo[/caption]
Pertama kali (tahun 1988) aku mengenal catur Karo, ketika seorang teman mengajak saya minum kopi di Simpang Kampus USU, Jl. Jamin Ginting (Medan). Kebetulan pada waktu itu MN Cerdas Barus datang ke warkop itu.