20 Tahun Diabaikan, Tarigan Gerakkan 12 Desa Perbaiki Jalan
IMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Sudah menjadi rahasia umum, sejak dulu kawasan bagian hulu Kabupaten Deliserdang yang penduduknya hampir seluruhnya dari Suku Karo tidak mendapat perhatian dari Pemkab Deliserdang. Masyarakat yang berada di daerah pegunungan ini kerap melakukan protes kepada Bupati, lantaran tidak melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur.
Lantaran tak tahan karena setiap hari melintasi jalan rusak, 12 kepala desa diantaranya Kepala-kepala Desa-desa Batu Gemuk, Batu Mbelin, Lau Mulgab, Timbang Lawan, Rampah, Silue-lue dan beberapa lainnya serta tokoh masyarakat Deliserdang Mion Tarigan SE, akhirnya sepakat menggerakan warga dalam melakukan gotongroyong setiap hari Minggunya. "Kondisi jalan sudah hancur lebur. Tak ada lagi yang bagus. Soalnya, selama 20 tahun tidak pernah diperbaiki," sebut M. Ginting (45) salah satu warga Desa Batu Gemuk (Kecamatan Namorambe) ketika ditemui oleh Sora Sirulo . Menurut Ginting, gotongroyong ini dilakukan serta merta karena adanya dukungan dari tokoh masyarakat Deliserdang Mion Tarigan SE yang menggerakan 12 kepala desa dan seluruh masyarakat untung melakukan gotongroyong. "Dengan bergotongroyong memang upaya terakhir dilakukan masyarakat untuk memperbaiki jalan rusak ini. Soalnya, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan sepertinya kurang peduli dengan nasib dan keluhan rakyatnya. Untung saja Pak Mion Tarigan SE mau membantu masyarakat," kata anak tokoh pejuang ini lagi.
Foto-foto: Warga yang berdomisili di 12 desa melakukan gotongroyong meperbaiki jalan rusak.