Ahok Diserang Tempo, Kurawa Bela Ahok, Kpk
Publik semakin penasaran ketika Ahok membantah temuan Tempo itu. Ahok yang sebelumnya cukup mesra dengan Media Tempo, namun kini sejak Tempo berbalik arah, Ahok menjadi alergi dan marah besar mendengar nama Tempo. Bahkan Ahok secara terang-terangan mencap Tempo telah memfitnah dirinya dan berencana menggugatnya di pengadilan (sampai sekarang belum dilaporkan). Jika Ahok marah kepada Tempo, jelas publik menafsirkannya sebagai sesuatu hal yang wajar apalagi jika Ahok salah. Namun berbaliknya Tempo secara mendadak dan terus menerus mengulang-ulang kata ‘barter’ dan diskresi juga membuat publik bertanya ada apa yang sebenarnya yang sedang terjadi dengan media Tempo?
Penasaran publik itu dicoba dijawab di Twitter oleh sebuah akun bernama @kurawa. Pemilik akun ini belakangan diketahui Rudi Valinca, dan merupakan salah seorang pendukung Ahok. Ahok sendiri mengakui bahwa ia mengenal Rudi sebagai salah seorang big fansnya. Tentu saja karena kicauan akun @kurawa yang kemudian penulis sebut Kurawa, hanya Twitter, tidak serta merta dipercayai. Namun sekurang-kurangnya penasaran publik terkait manufer Tempo yang mendadak itu, sedikitnya terjawab dengan baik. Logika yang dibangun oleh Kurawa dalam kicauannya terlihat logis, runtut dan disertai dengan data-data. Kurawa sendiri bahkan berani menantang Tempo termasuk berlaga di pengadilan sekalipun.
Lalu apa saja skenario Tempo terhadap Ahok menurut Kurawa? Menurut Kurawa, Tempo sedang menuju kebangkrutan. Ekspansi usahanya yang agresif sejak tahun 2012 dengan tujuan membangun bisnis media paling besar di Indonesia tidak berjalan dengan baik. Laba bersihnya turun drastis. Pinjaman uang dari beberapa bank lalu diinvestasikan untuk modal kerja, ternyata tidak memberi keuntungan. Bahkan laporan awal keuangan Tempo pada tahun 2016, mengalami kerugian. Alhasil, utang cicilan dan bunga pinjaman Tempo kepada Bank yang jumlahnya mencapai 200 milyar Rupiah itu, mulai mencekik Tempo.