Babakbelurkan Remaja 16 Tahun, Tentara Mabuk Dilaporkan Ke
Cerita korban Rivo Depari didampingi ibunya Kariana beru Ginting (43) dan ayahnya Josep Depari (50) ketika ditemui oleh Sora Sirulo di kediamanya Dusun 4, Desa Namo Tualang (Kecamatan Biru-biru, Deliserdang) , penganiayaan yang dialami korban terjadi sepekan lalu . Saat sebelum kejadian, pelaku Hendri Simanjuntak bersama ayahnya yang biasa dipanggil Oppung, mendatangi kediaman korban di Dusun 4 Simpang Namo Pinang. Begitu turun dari mobil Avanza warna hitam, Hendri Simanjuntak lalu menghampiri ibu korban, Kariana beru Ginting yang saat itu sedang menyapu halaman rumahnya. Sambil marah-marah dan dipengaruhi alkohol, kepada Kariana, Hendri Simanjuntak kemudian mempertanyakan keberadaan Josep Depari. Rivo Depar[/caption] Karena memang suaminya sedang tidak berada di rumah, Kariana lantas menyuruh anak semata wayangnya, Rivo untuk mencari keberadaan ayahnya. Mirisnya, sekira setengah jam melakukan pencarian, Rivo ternyata tidak bisa menemukan ayahnya. Ia pun memilih kembali ke rumah dan memberitahukan hal itu. Namun, Hendri Simanjuntak tidak terima dan kembali memarahi Kariana. Melihat ibunya terus dimaki oleh Hendri Simanjuntak, Rivo lantas turun dari kereta lalu menghampiri dan memperingatkan kepada Hendri agar jangan berlaku kasar kepada ibunya.
Melihat Rivo mendekat, Hendri Simanjuntak langsung mengarahkan pukulan bertubi-tubi kebagian kepala, dada dan perut anak di bawah umur tersebut. Bukan hanya sampai di situ, pelaku juga mencekik leher bocah malang tersebut. Begitu Rivo terjatuh ke tanah, perut korban lalu dipijak. Meski anaknya dipukuli di depan matanya, Kariana tidak bisa berbuat apa-apa. Kariana hanya bisa berteriak histeris minta tolong. Mendengar teriakan Kariana, ratusan warga langsung mendatangi kediaman korban, lalu melerai. Sebelum meninggalkan kediaman korban, Hendri Simanjuntak juga sempat menabur ancaman akan membakar kediaman korban. // Bukti laporan Rivo Depari ke Denpon[/caption]