Di Namorambe (deliserdang): Narkoba Dan Judi Marak, Pencurian — Sorasirulo
Sorasirulo

Di Namorambe (deliserdang): Narkoba Dan Judi Marak, Pencurian

Budaya ·

IMANUEL SITEPU. NAMORAMBE. Sungguh malang nasib Njarum beru Keliat. Meski ia telah tinggal sebatang kara di rumahnya di Dusun IV Desa Namorambe (Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang), rumah nenek yang telah berusia 68 tahun ini malah 3 kali sudah disatroni maling. Tak tahan dijadikan langganan pencuri, nek Keliat pun memilih mengadu ke Polsek Namorambe.

Cerita Nek Keliat ketika ditemui oleh Sora Sirulo , terakhir kali rumahnya dibobol maling diperkirakan sekira 21.00 wib. Njarum beru Keliat dan personil Polsek Namorambe melakukan olah TKP.[/caption] "Malam itu, saya sedang pergi ke warung belanja. Setibanya di rumah, saya langsung tidur. Tadi pagi sekira 08.00 wib, baru saya tahu rumah saya sudah dimasuki maling," kata perempuan yang telah dipenuhi uban di kepalanya ini.

Menurutnya, maling berhasil masuk ke dalam rumahnya setelah merusak dinding rumahnya yang terbuat dari tepas. Setelah itu, pelaku masuk ke ruangan tamu lalu mengobrak abrik lemari pakaian.

"Karena tidak menemukan barang berharga, maling itu memasuki kamar tempat saya tidur. Di kamar tempat saya tidur itulah maling berhasil menggondol duit Rp 1 juta yang kebetulan saya simpan di dalam tas sandang warna hitam," tuturnya.

Dalam kurun setahun sudah 3 Nek Keliat kebongkaran rumah. Pertama, dia mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta. Tiga bulan kemudian, maling juga menggasak buah pinang kering miliknya di teras rumah. //

"Maka itu, saya meminta kepada pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku," tutur janda anak satu ini.

Sementara menurut B. Sinukaban (40), salah seorang warga setempat, aksi pencurian memang marak di wilayah Namorambe. Hal itu berkaitan dengan maraknya peredaran Narkoba dan praktek perjudian. Namun, Sinukaban tidak yakin kalau Polisi akan berhasil menangkap pelaku pencurian tersebut.

"Mana mungkin Polisi sanggup mengungkap kasus pembongkaran rumah milik Njarum beru Keliat itu. Sebab judi dan Narkoba saja tidak bisa diberantasnya. Bayangkan saja di Dusun IV Namorambe semua ada. Mau judi banyak, mau Narkoba juga ada," kata Sinukaban. // //