Ersada Min Arihta (ema) Art And Culture Meriah Dan
JEBTA B. SITEPU. MEDAN. Pagelaran seni dan budaya Karo bernuansa tradisional yang diadakan kemarin sejak siang hingga malam hari di Zeqita Hall, Lau Cih (Medan Tuntungan) sukses dan cukup meriah. Sebagaimana diberitakan oleh Sora Sirulo sebelumnya, pagelaran ini dilaksanakan kaum muda-mudi Karo yang tergabung didalam sebuah komunitas bernama Ersada Min Arihta yang disingkat EMA.
"Kami sangat senang bisa mengadakan acara ini, yang memberi penekanan pada edukasi budaya kepada penonton. Di setiap penampilan, baik tarian, rapper, stand up, magic, dan lainnya dibuat narasinya. Penonton tahu apa arti dan asal usul yang ditampilkan," kata Ketua Panitia (Zefta Tarigan) kepada Sora Sirulo didampingi Sekretaris Panitia (Prima Keloko) dan Ketua EMA (Kesaponta Purba). Acara ini menampilkan sebuah suguhan yang lain dari biasanya. Pada acara ini, ditampilkan tari-tarian yang sudah jarang ditampilkan. Seperti gendang baka , Tari Perang-perang, Tari Tungkat, Tari Roti Manis, Tari Piso Surit, tari kreasi Mbuah Page, Gundala-gundala dan Gurda-gurdi, Ndikkar, Tari Mayan dan penampilan Stand up Comedy serta Extreme Magician. "Kami sangat senang bisa menampilkan seni budaya yang sudah tidak banyak orang mengetahuinya, karena budaya Karo sangat unik dan menarik untuk dipelajari dan ditampilkan," sambung Kesaponta Purba.
Hal senada juga dikatakan oleh Wan Chaidir Barus selaku Raja Urung Senembah.