Kehancuran Karang Di Pantai-pantai
Tahun 2013, pantai sudah terisi dengan cafe-cafe. Jarak 20 m baru bisa lihat trumbu karang dan ikan-ikannya.
Tahun 2016, sekarang ini, saya kembali lagi ke pantai itu. Kini, sudah penuh dengan cafe-cafe. Semrawut. Trumbu karang sudah hancur dipijak-pijak oleh wisatawan manca negara. Kapal-kapal wisatawan juga ambil bagian untuk menghancurkan karang-karang dengan jangkarnya.
Kalau ini dibiarkan terus, hancurlah seluruh pantai di Lombok. Lombok hanya tinggal kenangan. Ayo bicara atau kirim surat ke DPRD di Mataram. Kita harus contoh Egypte (Mesir) dan Australia buat penyelam (snorkling) dibuat jembatan di kedalaman 1.50 baru boleh turun. Bot-bot turis harus dibuatkan dermaga agar tidak sembarangan buang jangkar di mana saja.
Semoga tulisan dan imbauan saya dibaca pejabat turis di Lombok. Catatan redaksi:[/one_fourth]
Sora Sirulo akan memuat tulisan-tulisan yang memuat kritik seperti tulisan ini maupun yang mengapresiasi keindahan tempat-tempat wisata di mana saja bila dilengkapi foto-foto. Kita juga menerima video dalam format MP4 untuk dimuat bersama tulisannya.