Kelebihan Anak Negeri Butuh Dukungan
Mengenai ketakutan negara-negara maju soal kemajuan teknologi, tunggu waktu saja dan menunggu pemerintah penuh mendukungnya. Contoh saja mobil Asemka buatan aak-anak STM yang lalu, tidk didukung oleh pemerintah dengan alasan polusi, knalpotlah dan berbagai alasan lainnya. Anak-anak pengungsi Sinabung (Dataran Tinggi Karo) sedang berdiskusi tentang gerak, kecepatan dan percepatan. Foto: SADA KATA GINTING (Sanggar Seni Sirulo)[/caption] Lomba menembak dengan persenjataan di Australia berturut-turut Indonesia yang Juara 1 mengalahkan Amerika, Eropah, dan ain-lain. Dengan senjata keluaran pabrik pindat SS2. Mobil dengan solar cell buatan Indonesia pun bisa dihasilkan para mahasiswa ITB, ITS, dan lain-lain, termasuk mobil dengan biogas. Sekarang, persiapan pembuatan pesawat tempur dengan Korea Selatan dan masih banyak lainnya yang membuat negara-negara maju terusik menjadi pesaingnya. Mereka takut tidak lagi mendapat pasar. Anak Indonesia sangat cerdas dan tidak kalah dengan negara-negara maju sekalipun soal teknologi. Yang membedakannya adalah pemerintah dan swasta kurang mendukungnya sehingga sering temuan dan ciptaan itu tidak berkembang atau dibeli atau dipekerjakan oleh pihak asing di negara/ perusahaannya.