Keruk Alur Sungai Seruai, Galian C Namosuro Baru Rugikan
Kapoldasu melalui Subdit IV/Tipiter Direskrimsus Poldasu seakan tidak punya nyali melakukan penggerebekan. Pantauan Sora Sirulo di lokasi , tampak bahan material yang dikeruk memakai alat berat jenis beko dan langsung diisi ke dalam puluhan armada dump truck yang datang silih berganti. Akibatnya, Galian C yang disebut-sebut milik pengusaha Aman Barus (55) dan Bajul (52) ini (keduanya warga Desa Tungkusan, Kecamatan STM Hilir) sangat berdampak buruk terhadap lingkungan dan alam. “Kita warga di sini sudah lama resah. Jalan menjadi cepat rusak, alur sungai sudah hancur porak poranda. Tapi, kami warga tidak tau harus mengadu ke mana. Kalau kepada Muspika Kecamatan Biru-biru sudah pernah. Tapi sampai saat ini tak ada respon. Jika tetap dibiarkan, maka akan berdampak buruk bagi warga di sini serta warga yang ada di bagian hilir sungai Seruai. Karena juga akan menyebabkan banjir bandang", kata A Sembiring (36) warga setempat kepada wartawan.