Kolom Aletheia Veritas: Dekonstruksi 'buk
Rambut panjang dipotong pendek seperti rambut lelaki. Wajah yang cantik dilumuri oleh bedak setebal abu Gunung Sinabung di Berastagi (ini imajinasi saya saja). Rok yang dulunya menutupi paha pun dibuat se 'mini' mungkin. 'Odak-odak' yang dahulu kala menjadi favoritnya pun berubah menjadi 'disko lambada' (saya masih bertanya-tanya 'disko lambada' itu seperti apa). Bahkan, bahasa Karo yang menjadi bahasa sehari-harinya mendadak terlupakan (agaknya sang gadis terkena amnesia).