Kolom Asaaro Lahagu: Ahok Dijatuhkan, Terus Ditarik Jatuh, Tetapi
Sepak terjang Ahok dalam menata ibu kota dan birokrasi Pemrov DKI sungguh gaduh, hingar-bingar, menyita emosi, menyayat hati lawannya, mengiris jantung musuhnya, membanting rekannya di DPRD, menggetarkan para pengusaha. Soal kompetisi merebut DKI-1 pada Pilkada mendatang, Ahok terus menabuh genderang perang, menantang lawannya, menyemprit musuhnya dan membuka front perseteruan baru. Semuanya menimbulkan kontroversi.
Ahok jelas memang sosok yang sangat kontroversial. Dia mencari musuh dan menciptakan musuh. Setelah ia menciptakan musuh, dia maju menghajar musuhnya dengan gagah berani. Ia tidak takut, termasuk mati sekalipun. Hebatnya ia membutuhkan musuh untuk menguji terus dirinya. Jabatannya sebagai gubernur DKI Jakarta sebagai taruhannya. Baginya, jika ia dipecat, dijegal, dijatuhkan atau dilengserkan oleh para musuhnya, ia sudah siap dengan kata: ‘nothing to loss’, termasuk nyawanya.
Ahok jelas telah menemukan garis hidupnya sekaligus garis nasibnya. Ia telah menciptakan arena perangnya yang hebat di DKI Jakarta. Sebagai Gubernur di ibu kota, Ahok terlihat menikmati pertarungannya. Ia bagai prajurit Romawi yang bertarung di Colloseum, berlaga dan menyelesaikan pertarungan hingga titik darah penghabisan. Ketika prajurit Romawi mati di arena laga, mereka pun bangga, bangga mati secara ksatria. Kisah heroik para ksatria Romawi bertanding, mengguncang sejarah umat manusia sejak ribuan tahun yang lalu.
Terkait Menteri Susi yang merasa dicaplok wewenangnya oleh Ahok, telah diluruskan oleh Seskab Pramono Anung. Pramono mengatakan wewenang izin reklamasi merupakan wewenang pusat namun sudah didelegasikan kepada Gubernur Ahok. Pendelegasian itu hanya berlaku khusus di DKI Jakarta. Sepertinya izin kontroversial yang dikeluarkan Ahok pun selesai. Tinggal menunggu gugatan pihak-pihak yang belum puas terkait wewenang itu. Usaha untuk menjatuhkan Ahok terkait izin reklamasi itu pun terlihat mental. Ahok disambut oleh ibu-ibu asal Indonesia Bandara Schiphol, Amsterdam.[/caption]