Kolom Asaaro Lahagu: Jokowi Jadi Rebutan, Ahok Asyik Bertarung,
Pasca ambruknya KMP termasuk PKS, Jokowi sekarang terlihat hanya asyik blusukan ke berbagai pelosok negeri dan juga ke luar negeri. Kini, Jokowi fokus bekerja memantau proyek infrastrukturnya, mengerjakan semua rencananya dan memastikan tidak ada maling-maling, dan tikus-tikus yang menggeregoti segala proyeknya tanpa diganggu oleh para politisi kotor KMP.
Selagi asyik bekerja di berbagai daerah di Indonesia, tiba-tiba nama Jokowi kembali dicatut. Isunya, nama Jokowi menjadi rebutan sengit antara calon Ketua Umum Golkar, Setya Novanto vs Ade Komarudin. Kedua kubu ini bersaing mencatut nama Jokowi untuk menaikkan posisi mereka di mata para pemilik suara. Kabarnya, Tim dari Setya Novanto mengklaim bahwa pencalonan Setya Novanto telah mendapat dukungan dari istana via Luhut Panjaitan. Sementara kubu lawannya, kubu Ade Komaruddin, mengklaim bahwa dirinya telah mendapat dukungan dari istana via Wapres Jusuf Kalla.
Tentu saja Jokowi marah besar ketika mendengar namanya kembali dicatut. Pemerintah jelas tidak akan mencampuri urusan internal Golkar. Lewat Seskab Pramono Anung, berkali-kali pemerintah menegaskan sikapnya yang netral terkait pemilihan Ketua Umum Golkar yang baru. Bagi publik, pernyataan pemerintah itu terlalu lugu. Secara jujur pemerintah pasti punya kepentingan terkait siapa pemegang pucuk pimpinan Golkar. Foto: DetikNews [/caption]