Kolom Bastanta P. Sembiring: Bpk (babi Panggang Karo) Adalah
RM BPK yang diusahai oleh orang Karo sebagai pribumi harus menghormati kearifan lokal siapa? Mungkin kalau Ahok orang Karo dia akan bilang, “kearifan lokal ninim !” Selanjutnya, “meresahkan” yang bagaimana dan apakah benar ada yang resah? Maksud saya warga sekitaran RM BPK itu. Atau, jangan-jangan FPI yang sudah tidak laku di Jakarta dan kehabisan ide-ide untuk berdemo kemudian memanfaatkan RM BPK di Sumatera Utara sebagai isue yang nota bene satu merek dagang universal (BPK-red) yang kian lama kian menjamur bukan hanya saja di wilayah-wilayah Karo, bahkan sepanjang lintas Sumatera (Barat, Timur, Selatan) saat ini banyak ditemui RM BPK. Kalau demikian, maka indikasinya ada 2, pertama cari lahan baru dan ke dua ditunggangi kepentingan politik dan bisa juga kemungkinan lainnya.