Kolom Bastanta P. Sembiring: Perkawinan Antara Sinuraya Dengan — Sorasirulo
Sorasirulo

Kolom Bastanta P. Sembiring: Perkawinan Antara Sinuraya Dengan

Versi orang Batak menyebutkan kalau Sinuraya masuk dalam Si Raja Oloan dan Sinuraya adalah keturunan Sihotang. Benarkah? Tentu bagi orang Batak yang merumuskan ini, itu dianggap benar. Dan, bagaimana dengan Karo?

Di Karo sendiri pada dasarnya tidak mengakui itu. Tidak pernah dalam suku Karo ada satuan Siraja Oloan, Parna, dsb. Kesatuan tertinggi hanya yang 5 merga : Ginting, Karo-karo, Tarigan, Sembiring, dan Peranginangin.

Lucunya, jika orang Karo membatah rumusan Batak itu, maka langsung dibilang pemecah belah, rasist, bodoh, tidak tahu adat dan tidak tahu sejarah Batak. So, apakah kami Karo harus tahu adat dan sejarah Batak dan mengamini kalau kami dibilang Batak serta dimasukkan dalam satuan-satuan yang tidak kami kenal? Aneh juga.

Bagaimana GBKP menyikapi hal ini? Apakah GBKP juga ikut termakan kebohongan mereka? Jawabnya, TIDAK!

Berbeda dengan akun I LOVE GBKP yang seakan mewakili Moderamen GBKP tapi ternyata si Judas Iskariot yang menjual junjungannya demi kepentinganya sendiri. Beda, saya berbicara atas diri saya sendiri dan apa yang saya lihat di lapangan.

Di lapangan ada beberapa kasus yang saya temui. Salah satunya marga SIHOTANG yang mempersunting beru SINURAYA dan diberkati di GBKP. Kedua belah pihak sepakat untuk melaksanakan pesta besar. //

Saya tahu benar di Runggun mana itu, siapa pendetanya, lengkap hingga BP Runggun dan BP Klasisnya saya tahu. Silahkan buat tafsiran liar anda-anda dan saya tidak melanjutkan tulisan ini agar tidak sampai merenggut kebebasan siapapun.

Inti permasalahannya adalah, bila GBKP menganggap Karo adalah Batak berarti GBKP juga mengakui bahwa Sinuraya (Karo) dengan Sihotang (Batak) bersaudara dan tidak boleh saling mengawini. Dengan pikiran seperti itu, GBKP tidak akan memberkati perkawinan itu sebagaimana mereka tidk memberkati kawin semarga sesama Karo. Kenyataannya bahwa mereka memberkatinya.

Berarti, GBKP menganggap tidak ada kontinuitas antara sejarah marga-marga Batak dengan sejarah merga-merga Karo. Padahal, kontinuitas marga-marga itulah menjadi alasan utama orang-orang Batak mengklaim Karo adalah bagian Batak. //