Kolom Darwono Tuan Guru: Ahok Tinggalkan Partai, Deal Dengan
Ada kemungkinan dana-dana untuk kebutuhan lain, tetap mengandalkan dana hasil deal-deal dengan para cukong/ taipan/ pengusaha dengan berbagai konsekuensinya. Sudah barang tentu mereka yang menyumbang atas nama perusahaan atau perorangan lewat "Partai Teman Ahok" akan diatur sesuai aturan yang berlaku agar tidak menimbulkan resiko hukum. Kekurangannya atau berbagai kebutuhan lain akan dialirkan melalui mekanisme "relawan" sehingga terkesan swadana masyarakat. Namun, dari pengakuan Ahok menunjukan bahwa rupanya prediksi penulis tentang keuangan "Partai Teman Ahok" tepat, bahwa dana melimpah ke Partai Teman Ahok, pasti ada para cukong yang membakinginya. Siapakah para cukang itu? Melalui pengakuan Ahok bisa dikatakan salah satunya adalah ABC Group. Siapa lagi? Kita bisa lihat nantinya. Tetapi kelihatannya memang akal-akalan Ahok memasang "Relawan Perkumpulan Teman Ahok" yang terdiri dari para ABG Culun unuk menarik simpati dan memperdaya pemilih pemula. Tidak ada makan siang gratis, Ahok rupanya lebih memilih deal-deal dengan para cukong/ taipan dari pada dengan idealisme partai politik. Memang deal-deal Ahok menjadi tidak terkontrol oleh partai dan kadernya (rakyat). Benar apa yang dikatakan oleh Bu Risma. langkah memilih jalur independen (tepatnya jalur non partai) menunjukan ambisi berkuasa.