Kolom Darwono Tuan Guru: Media Sosial Untuk Pendidikan
Pendidikan berketuhanan yang Maha Esa, diorientasikan untuk mengembangkan nilai-nilai spiritual, religiusitas dalam kehidupan berbangsa, sebagai dasar utama membangun kehidupan berbangsa yang rukun, damai dan berkah. Perbedaan agama dan keyakinan adalah pelangi yang indah, yang akan Indah ketika nampak warna aslinya. Agama harus nampak sebagaimana ajaran kitab suci masing-masing, tanpa harus mencampur adukannya. Ketika kita mencampur adukan warna pelangi, bukan keindahan yang muncul, tetapi justru semua warna menjadi pudar dan yang nampak adalah bidang tanpa warna. Prinsip-prinsip agama harus tetap menjelma, dan sebagai bangsa yang berbhineka, maka kita menghormati itu semua, tanpa harus menyama-nyamakan yang berbeda. Toleransi pada intinya adalah menghormati yang berbeda. Kaum beragama harus terus waspada terhadap upaya yang ingin mencampur adukan agama, karena hal itu hanya akan menghapus keberadaan agama masing-masing, dan hapusnya agama adalah tujuan dari mereka karena memang pada dasarnya mereka tidak beragama.
Selamat berhari Media Sosial, selamat menggunakannya untuk memperkuat Integritas Nasional. // //