Kolom Genesis Sembiring:
Mereka mengirim pemuda-pemudinya belajar ke luar negeri. Mereka menggaji guru-guru asing untuk mengajar mereka dan mereka membangun pusat-pusat pendidikan yang baru. Kaisar Meiji tahu betul cara membangun sebuah negara. Dia sadar, masa depan tidak diwarnai dengan perang senjata saja, tapi jauh didominasi oleh perang INTELEKTUAL. Menarik bukan ? Sekitar 3.000 orang asing didatangkan ke Jepang dan mereka diberi posisi penting dengan gaji yang besar. Pengorbanan mereka dalam membangun pendidikan tidak sampai di sana saja. Mereka bahkan menggaji orang asing sampai 2.000 yen. Padahal gaji Perdana Menteri pada saat itu hanya 800 yen.