Kolom Herlina Surbakti: Pendidikan Abad — Sorasirulo
Sorasirulo

Kolom Herlina Surbakti: Pendidikan Abad

Kolom Herlina Surbakti: Pendidikan Abad
Pembelajaran kollaboratif dan kooperatif

Pembelajaran kollaboratif adalah metode pembelajaran dimana siswa/ mahasiswa dibagi dalam team untuk bersama-sama mengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan yang signifikan atau menciptakan proyek yang berarti. Sekelompok siswa yang membahas sebuah topik perkuliahan atau siswa/ mahasiswa dari sekolah yang berbeda, bekerjasama membahas sebuah tugas yang sama pada internet, adalah contoh dari pembelajaran kollaboratif.

Pembelajaran kooperatif, yang menjadi fokus utama pelatihan pembelajaran Abad 21 adalah sejenis pembelajaran collaborative yang spesifik. Pada pembelajaran kooperatif, siswa mempelajari sesuatu yang sudah direncanakan guru terlebih dahulu untuk dikerjakan oleh siswa di dalam kelompok-kelompok kecil. Masing-masing siswa bertanggungjawab atas pekerjaan dan hasil kerja kelompok secara keseluruhan yang akan diberi penilaian oleh guru/ fasilitator. Kelompok kooperatif bekerja berhadap-hadapan dan belajar bekerjasama di dalam sebuah tim.

Di dalam kelompok kecil, siswa/ mahasiswa dapat berbagi kekuatan dan juga memperbaiki keterampilan mereka yang lemah. Mereka mempelajari bagaimana menghadapi perbedaan apabila terjadi konflik diantara mereka. Apabila kelompok kooperatif dibimbing dengan tujuan atau obyektif yang jelas, siswa akan terlibat di dalam kegiatan yang banyak sekali yang akan membantu mereka untuk memahami subjek yang dipelajari. Untuk menciptakan lingkungan dimana Pembelajaran Kooperatif dapat berlangsung, ada 3 hal penting yang harus diingat, yaitu: