Kolom Joni H. Tarigan: Kuning Karo Dan
Masih berkaitan dengan benda-benda di langit, saya secara pribadi sangat gembira dengan apa yang terjadi dengan BRI pada 18 Juni 2016-Perancis, atau 19 Juni 2016-Indonesia. Dalam hal kegembiraan ini saya merasa sama dengan Prof. Rheinald Kasali. Bukan mengartikan saya selevel dengan beliau, yang juga sangat menantikan meluncurnya satelit perbankan milik BRI, dimana nama satelit tersebut adalah BRIsat. Kegembiraan ini juga memiliki alasan yang hampir sama yakni BRI melakukan terobosan yang sangat jauh untuk meningkatkan layanan perbankannya. CEO Arianespace, yang meluncurkan BRIsat dari Kurou- Guayan Perancis , meyakini bahwa apa yang dilukan BRI dengan satelitnya akan menuntuk evolusi perbankan dunia. Sekali lagi, jujur saya sangat bahagia dengan telah diluncurkannya BRIsat, dan semoga satelit itu akan sampai ke titik orbit dan segera beroperasi.
“Pa, ini rudal apa?” tanya Rafael ketika melihat fot tersebut.
Saya menjawabnya dengan mengatakan itu bukan rudal, tapi roket untuk membawa satelit.
“Oh, Roket. Satelit itu apa?” tanyanya lagi.
Saya melihat ketidakpuasan anak kami atas usaha saya menjelaskanya, sehingga kemudian saya pun mengajak Rafael melihat receiver (penerima) TV-Cable kami, yang tetap saja saya meyakini anak ini belum puas. Penjual bahan-bahan ramuan obat tradisional Karo di Pekan Pancurbatu (Deliserdang), tidak jauh dari Kota Medan.[/caption]